Polemik
perubahan Kurikulum, Masalah UNAS, hingga Buku Pelajaran bermuatan Pornografi
seolah menjadi masalah laten bagi sistem pendidikan di Indonesia. Laten , karena permasalahan tersebut terjadi
berulang-ulang. Permasalahan tersebut belum termasuk masalah SDM pendidik, seperti
Kasus penahanan Ijasah, Kasus Guru/Kepsek 'menyunat' bantuan siswa miskin, Pelecehan
seksual oleh pendidik, dan banyak lagi; maupun masalah sarana dan prasarana
sekolah yang masih banyak jauh dari standar.
dari
satu sumber saja, www.kompas.com, kalau kita cari/search dengan kata sekolah, buku pelajaran, kepsek, ada banyak
kasus yang membuat kita pesimis dengan kualitas anak/peserta didik yang
notabene adalah generasi penerus bangsa. Beberapa berita dari sumber www.kompas.com
yang ada antara lain :
dan... masih
banyak lagi berita2 yang..miris!
Banyak PR di bidang pendidikan
di negeri ini.
Sebagai
Orang tua, atau tante/Om dari ponakan kita, atau Kakak dari adik kita yang
masih sekolah, semoga kita bisa jadi orang tua/orang dewasa yang arif. Tugas
kita tidak hanya mencarikan sekolah anak/adik/ponakan kita sekolah yang baik.
Tapi juga perlu menemani, mengontrol kegiatan/aktivitas belajar-mengajar sekolah.
Ada
ponakan saya yang mau daftar di SD Islam cukup terkenal, dan yang mengejutkan,
dalam sistem belajar-mengajarnya, sekolah tersebut menawarkan mau daftar kelas
yang ber-AC (atau bisa dibilang VIP) atau kelas reguler (tanpa AC) dengan biaya yang
berbeda? Sungguh ironi! Sekolah Islam malah 'mengajarkan' bagaimana Orang Kaya
akan dapat fasilitas lebih. Bagaimana anak dari SD akan 'diajari' untuk
membedakan. :'(
Semoga
Indonesia akan membaik di semua aspek. Karena permasalahan di negeri ini tidak
hanya pendidikan. Tapi hampir di semua aspek kehidupan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar